Showing posts with label Funny. Show all posts
Showing posts with label Funny. Show all posts

Sunday, June 20, 2010

What Happened to Robert Green In The Other World

There are parallel worlds. Others are similar to ours, but not exactly the same. I managed to scrap something from the other world. Enjoy.



Thanks to zfm!

Tuesday, July 15, 2008

Karakteristik Manusia Berdasarkan Golongan Darah

Diforwardkan oleh seorang teman di milis. Bener apa nggaknya bisa diperdebatkan, tapi yang jelas ilustrasinya lucu dan menarik. Silakan klik pada gambar untuk memperoleh gambar dengan ukuran yang lebih besar.




Wednesday, June 25, 2008

Apa Bedanya Anda dengan Tokoh Itu?

Ini berita yang cukup menarik, detik.com memuat berita tentang kesaksian ahli (saya agak malas menggunakan kata "pakar") forensik akustik dari ITB, Joko Sarwono berhubungan dengan kasus Jaksa Urip dan Artalyta.

Pak Joko tampak berhati-hati dalam menjawab pertanyaan dari pengacara Artalyta, namun menurut saya malah membuat kredibilitasnya semakin terjaga.
Saat ditanya oleh pengacara Artalyata, OC Kaligis apakah benar suara yang dia teliti adalah suara kliennya, Joko menjawab diplomatis.

"Saya tidak katakan dia Artalyta tapi kedua orang yang suaranya diberikan ke saya adalah orang yang sama. Tugas saya hanya membandingkan kedua suara itu identik," jelasnya.

Yang lucu adalah pertanyaan dari ketua hakim Mansyur Chaniago yang sepertinya berusaha memastikan bahwa Pak Joko ini benar-benar pak... maksud saya, ahli.
Beda Anda dengan tokoh-tokoh di televisi itu apa? tanya ketua hakim Mansyur Chaniago.

"Saya tidak mau menyebut nama orang tapi beda saya dengan orang yang anda sebut tadi adalah backgroundnya. Kalau saya backgroundnya memang ini tapi kalau orang yang memang anda sebut tadi setahu saya fakultasnya Fikom," jawab Joko sambil senyum.
Saya tidak kenal siapa itu Pak Joko tapi mudah-mudahan beliau memang orang yang tepat untuk dimintai pendapat mengenai hal-hal semacam ini.

Berita selengkapnya bisa dilihat di sini.

Friday, June 13, 2008

Oh God, I Beg You

Oh God, I beg you...

Give me the wisdom,
to understand my boss.

Give me the love,
to forgive him.

Give me the patience,
to understand his deeds.

But God please,
don't give me the power.

Because if You give me the power,

I'll break his head


taken from a mailing list with some changes...
and no no, I don't hate my boss,
let alone breaking his head.
I'll think about something else smarter...

Monday, April 21, 2008

Chinca (Cinta) Laura's Traffic Signs

Dapat dari milis, jago juga ya yang ngeditnya...

Buat yang ngga ngeh, baca dulu beberapa referensi ini:
http://wakji.wordpress.com/2008/03/17/fenomena-cincha-lawra/
http://emjaiz.wordpress.com/2008/02/25/fenomena-cinta-laura/










Tuesday, April 08, 2008

Membunuh Kecoa dengan Bom Atom




Demi menangkal peredaran pelem Fitn@ di Indonesia, Menkominfo Mohammad Nuh telah mengirimkan surat resmi kepada segenap pengelola penyelenggara jasa internet untuk memblokir akses ke situs dan blog penyebar film Fitn@, diantaranya youtube, multiply, dan rapidshare. Uh oh, this is what I call "membunuh kecoa dengan bom atom". Kecoanya kemungkinan bakal mati, bagus. Sayangnya, semua makhluk dengan radius xx km di sekitar lokasi kejadian juga ikut mati. Belom lagi kemungkinan kalau kecoanya ternyata ga mati (cuma megap-megap), kecoa gitu loh! Kan die hard (susah matinya).

Doh, sebetulnya apa sih yang istimewa dari pelem ini? Menurut yang udah nonton (saya cuma nonton 2 menit pertama, abis itu bosen), isinya gitu-gitu aja, gak ada yang baru. Kayaknya sih dibuat sambil begadang dalam satu malem, wajar kalo akhirnya cuma bisa comot-comot karya orang lain (udah ngefitnah, ngelanggar hukum pula).

Oke oke, balik lagi ke blokir akses internet. Efek sampingnya udah kerasa. Mulai dari keluhan orang-orang yang biasa cari info di youtube (youtube isinya bukan cuma pelem fitn@ loh! In case belom tau), para pemilik dan penikmat multiply yang merasa terganggu, sampai mengganggu mata pencaharian. Jangan-jangan ntar google juga di-blok.

ps: Ngomong-ngomong soal google, barusan nemu situs lucu tentang logo google yang ditolak. Have fun!

Saturday, April 05, 2008

Joke of The Day

Udah agak lama, tapi tetep lucu (dari milis).

The following is the transcript of an ACTUAL radio conversation in
October 1995, between a US Navy ship and The British authorities, near the coast off England. The transcript was released by the MoD on 10/10/95.


BRITISH: Please divert your course 15 degrees to the South, to avoid collision
U.S.NAVY: Recommend you divert YOUR course 15 degrees to the North, to avoid a collision
BRITISH: Negative. You will have to divert your course 15 degrees to the South to avoid a collision.
U.S.NAVY: This is the Captain of US Navy ship. I say again,divert YOUR course.
BRITISH: Negative. I say again. You will have to divert your course.
U.S.NAVY: THIS IS THE AIRCRAFT CARRIER USS LINCOLN, THE SECOND
LARGEST SHIP IN THE UNITED STATES' ATLANTIC FLEET. WE ARE ACCOMPANIED BY THREE DESTROYERS THREE CRUISERS AND NUMEROUS SUPPORT VESSELS. I DEMAND THAT YOU CHANGE YOUR COURSE 15 DEGREES NORTH. THAT'S 15 DEGREES NORTH, OR COUNTER MEASURES WILL BE UNDERTAKEN TO ENSURE THE SAFETY OF THIS SHIP.
BRITISH: We are a lighthouse. **** off.

Monday, March 31, 2008

Jangan Kau Rusak Futsal Kami

Warning! Ini tulisan terpanjang yang pernah saya buat. Siapkan mental dan fisik anda terlebih dahulu… judul tidak ada sangkut-pautnya dengan isi... hehehe...

Bum! Akhirnya international sportsday 29 Maret 2008 di Roterdam berakhir sudah. Turnamen ini merupakan yang ke-2 kalinya bagi saya ini adalah salah satu wadah penyaluran hasrat berkompetisi bagi jiwa-jiwa muda semacam saya (hahaha). Mulai dari futsal, bulutangkis, basket, sampai catur dan dart semuanya ada di sini. Delapan tim dari seluruh pelosok Nusant... maaf Belanda bertarung untuk memperebutkan gelar sebagai tim internasional terbaik di Belanda. Turnamen yang diselenggarakan setiap tahun ini memiliki nilai lebih buat kami para sporter dan supporter dari TU Delft mengingat sejak pertama kali diselenggarakan di tahun 1980 gelar juara umum tidak pernah berhasil kami raih.

Oke, saya akan menulis lebih banyak tentang futsal. Tim ini beranggotakan 10 pemain yaitu: kapten Saeed, Ali, Mas Firman, Pak Edy, Dwi Macho, Jas, Tarekh, Yusuf, Jerry, dan saya sendiri. Sejujurnya saya sangat pesimis dalam menghadapi turnamen tahun ini mengingat kami kehilangan sosok kapten, pemain bintang, dan pemimpin yang ideal pada diri Andrew. Lebih-lebih tiga pemain lain yang sangat menonjol di keikutsertaan kami pada tahun sebelumnya juga absen. Edgardo dan kiper Gustavo menderita cedera parah pada kakinya dan Bang Leary sudah kembali ke kampung halamannya. Satu-satunya pemain yang benar-benar berkelas yang menyertai tim ini adalah Jerry Okpanachi, striker asal Nigeria yang juga pemain tim amatir Delft, Ariston.

Kekhawatiran saya semakin menjadi setelah mendekati detik-detik akhir keberangkatan rombongan TU Delft, tiga orang pemain: Dwi Macho, Mas Firman (kiper kami satu-satunya), dan Yusuf belum juga menampakkan batang hidungnya. Untunglah Dwi Macho muncul sebelum supir bus menginjakkan kakinya di pedal gas dan Mas Firman menyusul kami dengan kereta. Yusuf sendiri sampai detik ini tidak terdeteksi keberadaannya hehehe...

Di pertandingan pertama TU Delft berhadapan dengan MEL Rotterdam. Tampak kedua tim masih mencari-cari ritme permainan dan sampai pertandingan usai skor masih tetap kacamata. Masih dengan kondisi tidak jelas, di pertandingan kedua kami harus menghadapi tim tuan rumah, IHS Rotterdam yang diperkuat striker "Si Kuncir Maut" dan kiper tangguhnya. Organisasi tim yang tidak jelas, tidak adanya orang yang bisa memimpin tim ini (no coach!), ditambah lagi kapasitas beberapa pemain yang memang under-average maka TU Delft menderita kekalahan pertama di turnamen ini. 0-2 untuk IHS dan terima kasih pada "Si Kuncir Maut" yang telah mengacak-acak pertahanan kami. Satu-satunya nilai plus yang kami dapat pada pertandingan ini adalah bahwa Mas Firman bermain sangat baik di bawah mistar gawang.

Hasil tidak memuaskan di dua pertandingan awal membuat kami tersengat. Melawan RNTC Hilversum, TU Delft bermain lebih baik untuk kemudian mencetak dua gol melalui Jas dan Jerry. RNTC berhasil membalas dengan satu gol namun kemenangan tetap berada pada kami dengan skor akhir 2-1. Dari sini tim kami sudah punya pola. Tarekh (yang awalnya saya ragukan karena keterbatasan kemampuan teknisnya) tampil baik sebagai orang terakhir di pertahanan. Jas bermain agresif dan aktif melepaskan tendangan jarak jauh ke gawang lawan tanpa melupakan tugasnya di lini belakang. Sedangkan di depan, Jerry dengan leluasa mengacak-acak pertahanan lawan dengan dengan skill dan kecepatannya yang tiada tandingannya.

Di pertandingan selanjutnya TU Delft makin menggila. Melawan ITC Enschede, dalam waktu singkat TU Delft berhasil menyarangkan dua gol cepat lewat Jas dan Jerry. ITC membalas satu gol namun pressing game yang diperagakan oleh Pak Edy "Shutoman" Billah membuat mereka kewalahan dan kembali kebobolan oleh Jerry. Di penghujung pertandingan saya berhasil mencuri bola dan melewati seorang pemain lawan sebelum melepaskan tendangan dari tengah lapangan yang tidak bisa dihadang kiper lawan (Oh d*** I'm good! :P). Spirit para pemain (dan supporter) TU Delft makin meninggi dengan kemenangan 4-1 atas tim yang notabene adalah runner-up tahun lalu.

Di balik kemenangan yang mengesankan ini, masih ada sedikit kekhawatiran dalam diri saya, utamanya menyangkut dua orang pemain: Saeed dan Ali. Mereka berdua jelas tidak punya kapasitas teknik, fisik, maupun taktik bermain futsal. Kombinasi dari kaki yang lambat, teknik yang tidak sempurna, dan mental individualistis mereka menjadikan mereka gangguan terbesar bagi tim. Lebih buruk lagi, Saeed sebagai kapten tim merasa mempunyai otoritas tertinggi dalam tim dan cenderung memprioritaskan dirinya sendiri dan Ali untuk tampil di lapangan. Hal ini menyebabkan Dwi Macho kekurangan kesempatan untuk beradaptasi di lapangan (ngga tahu ya sampe pundung apa ngga).

Di pertandingan selanjutnya melawan MEL Rotterdam kecenderungan ini semakin mencolok. Saeed memilih dirinya sendiri dan Ali untuk tampil dibandingkan dengan Jas yang bermain gemilang pada pertandingan sebelumnya. Jas sampai kebingungan dan berkata padaku, Pak Edy, dan Dwi di pinggir lapangan: "He really hates me". Kami sampai harus menghiburnya dengan mengatakan: "Don't worry, we really like you :P".
Saeed yang meskipun selalu bermain buruk berhasil mencetak gol pertamanya setelah terus-menerus bermain dengan prinsip "ngetem is the best". Setelah Saeed dan Ali keluar lapangan permainan kami semakin baik dalam bertahan maupun menyerang. Dari serangan balik yang cepat, Jerry kembali membobol gawan lawan setelah berlari kencang dari daerah pertahanan sendiri. Beberapa kali Saeed berusaha mengganti Jas, Jerry dan Tarekh namun kami halang-halangi sampai dia kesal sendiri. Terbukti keputusan kami benar setelah Tarekh menutup kemenangan dengan tendangan geledek dari jarak jauh, 3-0 untuk TU Delft. Dalam pertandingan ini Saeed dan Ali terus-menerus melakukan aksi egoisnya dengan berpura-pura tidak mendengar panggilan kami untuk diganti dan bahkan terang-terangan menolak untuk diganti.

"Saya kaptennya", kata Saeed (tentu saja dalam Bahasa Inggris). Sepertinya dia dan Ali benar-benar tidak merasa bahwa kualitas permainan mereka mengkhawatirkan (ini sebetulnya gejala yang umum dalam dunia sepakbola, pemain yang payah sering tidak sadar kalau dirinya payah, termasuk saya tanpa kecuali :P). Sebagian anggota tim sudah antipati terhadap mereka berdua. Namun demi menjaga spirit tim yang lagi tinggi-tingginya kami berusaha untuk menghindari clash.

Kami mendapat break untuk makan siang dan shalat, sekaligus ngobrol-ngobrol dengan beberapa rekan Indonesia dari universitas lain (yeah... Indonesia rocks!). Sedikit menarik nafas meskipun nggak capek sama sekali. Gimana bisa capek, semenit di lapangan sudah ada yang teriak-teriak minta ganti :P

Ternyata break makan siang tidak memberi sisi positif bagi kami. Melawan ISS The Hague (alias Den Haag) yang cukup tangguh sudah saya prediksi akan sulit. TU Delft kebobolan terlebih dahulu. Jerry masih tampil gemilang seperti biasa namun dia selalu dikerumuni pemain bertahan lawan. Saeed dan Ali (yang masuk belakangan) berkali-kali melakukan kesalahan dan mengakibatkan tim kami kehilangan bola dengan mudahnya. Seperti biasa waktu bermain saya sangat singkat. Di titik ini saya sudah kehilangan kesabaran. Di bawah mistar, Mas Firman berkali-kali melakukan penyelamatan gemilang. Kalau bukan karena itu mungkin TU Delft sudah jadi bulan-bulanan.

Kekalahan dari ISS berbuntut panjang. Jerry tampak down. Bisa dipahami karena dia sudah berusaha keras. Sialnya lagi Ali menghampiri Jerry dan berkata: "kamu selalu kehilangan bola!". Saya sampai sedikit terperangah... Jerry is our best performer! Dia (single handedly in most of the time) yang membawa tim sampai kesini! Lalu si pemain terburuk yang nggak pernah datang latihan ini berani-beraninya berkata demikian. Tsk Tsk Tsk...

Pertandingan terakhir di grup adalah yang paling sulit. TU Delft kali ini menghadapi juara bertahan IHE Delft yang dikenal sangat tangguh. Kami harus menang dengan empat gol agar masuk final, Karena itu aku minta Saeed untuk menyingkir dari starting line-up. Pertandingan berlangsung ketat di beberapa menit pertama. Namun, uh-oh... masalah yang sama datang kembali. Saeed kembali memasukkan dirinya sendiri menggantikanku. Tekanan lawan makin hebat, Jerry sampai turun ke lini pertahanan untuk menahan gelombang serangan lawan untuk menutupi lubang yang (selalu) ditinggal Saeed. Hasil akhir sudah bisa ditebak, TU Delft tumbang lagi dan pupuslah harapan kami untuk masuk ke final.

Yang tersisa hanya pertandingan hiburan untuk penentuan peringkat ke-3. Mas Firman seperti biasa sangat antusias karena akan menghadapi IHS Rotterdam dengan strikernya "Si Kuncir Maut" dan memandang pertandingan ini sebagai kesempatan untuk revans. Pak Edy cedera engkel sementara Dwi Macho cedera di hatinya karena jarang dimainkan. Aku sudah angin-anginan dan ga begitu bersemangat lagi... Ternyata pertandingan perebutan tempat ke-3 ini jadi pertandingan paling ketat yang kami lakukan sepanjang turnamen. IHS tampak kesulitan menghadapi Jerry, namun Tarekh juga kelihatan kewalahan mengawal "Si Kuncir Maut". Skor saling kejar-mengejar antara TU Delft dan IHS. Jerry dan Mas Firman tampil sebagai bintang. Jerry dengan gol-golnya, dan Mas Firman yang berhasil menggagalkan penalti "Si Kuncir Maut". Akhirnya skor akhir 4-3 untuk TU Delft. TU Delft kembali menempati peringkat ke-3, sama dengan tahun lalu. Not bad lah.

Yang tersisa akhirnya cuma perandai-andaian saya saja. Andai Andrew main, andai si coach dibayar sama TU Delft supaya datang, andai kami dikasih tempat latihan untuk futsal, dan andai-andai yang lainnya. Mungkin saya akan kembali tahun depan, mungkin juga tidak. Yang jelas saat ini saya akan kembali ke sepakbola ceria dulu... hehehe...

Wednesday, September 26, 2007

Turtle

Deep within a forest a little turtle began to climb a tree. After hours of effort he reached the top, jumped into the air waving his front legs and crashed to the ground. After recovering, he slowly climbed the tree again, jumped, and fell to the ground.

The turtle tried again and again while a couple of birds sitting on a branch watched his sad efforts. Finally, the female bird turned to her mate.

"Dear," she chirped, "I think it's time to tell him he's adopted."

http://www.funnyville.com/Animal-Jokes/Turtle.html

Monday, March 05, 2007

Memory Problems

Two elderly couples were enjoying friendly conversation when one of the men asked the other, "Fred, how was the memory clinic you went to last month?"


"Outstanding," Fred replied. "They taught us all the latest psychological techiniques - visualization, association - it made a huge difference for me."

"That's great! What was the name of the clinic?"

Fred went blank. He thought and thought, but couldn't remember. Then a smile broke across his face and he asked, "What do you call that red flower with the long stem and thorns?"

"You mean a rose?"

"Yes, that's it!" He turned to his wife. . ."Rose, what was the name of that clinic?"

http://www.jokesgallery.com/joke.php?joke=4754&id=1

Friday, November 03, 2006

Quote

The two most common elements in the universe are hydrogen and stupidity. But not in that order.

-- Brian Pickrell

www.amusingquotes.com

Programming today is a race between software engineers striving to build bigger and better idiot-proof programs, and the Universe trying to produce bigger and better idiots. So far, the Universe is winning.

-- Rich Cook

Chaos Theory is a new theory invented by scientists panicked by the thought that the public were beginning to understand the old ones.

-- Mike Barfield

www.comedyzone.net

Thursday, November 02, 2006

Today's Joke...

"There are 10 types of people in the world, those who understand binary and those who don't"